Sukseskan Indonesia Berkiblat, MTs N 1 Padangsidimpuan Ikuti Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat
Padangsidimpuan (Humas). MTs N 1 Padangsidimpuan turut menyukseskan Program Indonesia Berkiblat melalui Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Sebagai bentuk kesiapan, madrasah melaksanakan pendampingan registrasi peserta pada Selasa, 14 Juli 2026 di Lapangan MTs N 1 Padangsidimpuan yang diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik.
Sebelumnya, pada Senin, 13 Juli 2026, seluruh murid MTs N 1 Padangsidimpuan telah diinstruksikan untuk membawa telepon genggam (handphone) berbasis Android yang memiliki paket data internet. Instruksi tersebut diberikan agar seluruh peserta dapat mengikuti proses registrasi, pembuatan akun, serta mempersiapkan perangkat yang akan digunakan pada pelaksanaan Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat.
Pada kegiatan pendampingan, seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa dibimbing untuk membuat akun peserta yang nantinya digunakan untuk login pada tanggal 15 dan 16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB, bertepatan dengan terjadinya fenomena Rashdul Kiblat, yaitu saat posisi matahari berada tepat di atas Ka’bah sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengecek dan memastikan arah kiblat secara akurat.
Proses registrasi dan pembuatan akun dipandu oleh Barani Harahap, M.Pd, yang memberikan arahan teknis kepada seluruh peserta agar proses berjalan dengan lancar. Dengan pendampingan tersebut, para peserta berhasil menyelesaikan pembuatan akun dan siap mengikuti kegiatan nasional sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kepala MTs N 1 Padangsidimpuan, Dr. Hj. Asriana, M.Ag, menyampaikan bahwa keikutsertaan madrasah dalam Program Indonesia Berkiblat merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat berdasarkan metode ilmiah.
“Program Indonesia Berkiblat menjadi sarana edukasi yang sangat baik bagi guru dan peserta didik untuk memahami pentingnya penentuan arah kiblat secara tepat. Kami berharap seluruh warga madrasah dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat sehingga memperoleh pengetahuan yang bermanfaat dan dapat diterapkan di lingkungan masing-masing,” ungkap beliau.
Beliau juga mengapresiasi antusiasme seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik yang telah mempersiapkan diri sejak hari pertama masuk sekolah untuk mendukung pelaksanaan program nasional tersebut.
Selama kegiatan berlangsung, suasana terlihat tertib dan penuh antusias. Para guru turut membantu peserta didik yang mengalami kendala teknis saat proses registrasi sehingga seluruh peserta dapat menyelesaikan pembuatan akun dengan baik. Kebersamaan dan semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi cerminan budaya positif yang terus dibangun di lingkungan MTs N 1 Padangsidimpuan.
Fenomena Rashdul Kiblat merupakan salah satu metode dalam ilmu falak untuk memverifikasi arah kiblat dengan memanfaatkan posisi matahari ketika berada tepat di atas Ka’bah. Pada saat tersebut, bayangan benda yang berdiri tegak akan menunjukkan arah kiblat secara akurat. Melalui Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat, Kementerian Agama mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama memanfaatkan fenomena alam ini sebagai sarana edukasi dan penguatan pemahaman keagamaan.
Melalui keikutsertaan dalam Program Indonesia Berkiblat, MTs N 1 Padangsidimpuan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program-program Kementerian Agama Republik Indonesia sekaligus memperkuat literasi keislaman, ilmu falak, dan pemanfaatan teknologi digital di lingkungan madrasah. Diharapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran seluruh warga madrasah akan pentingnya ketepatan arah kiblat dalam pelaksanaan ibadah serta meningkatkan semangat belajar yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai keislaman. (BRH)
